The Brave Heart
Film ini diproduksi pada tahun 1995.
Bercerita tentang latar sejarah kerajaan Inggris yang pada awal terbentuknya sangat massif melakoni imperialisme. Sampai-sampai negeri serumpunnya, Skotlandia, juga dicaplok secara semena-mena dengan undang-undang kebangsawanan yang sangat keji.
Salah satu contohnya adalah para bangsawan dan baron dari Inggris memiliki previlise untuk menyetubuhi mempelai wanita dari pasangan Skotlandia yang berencana menikah. Belum lagi pungutan pajak yang besarannya sangat mencekik.
Nah, di tengah-tengah keadaan itulah sosok legenda bangsa Skotlandia, William Wallace, hadir untuk membela harga diri bangsanya. Ia berasal dari kalangan ningrat yang terputus karena hidup sebatang kara. Ia menjadi rakyat biasa, tetapi bermental juara. Ia mampu mengkordinir semua golongan Skotlandia, meski pada akhirnya dikhianati juga oleh para bangsawan skottish.
William memiliki semangat juang yang luar biasa besar. Ini terutama timbul karena dua hal. Pertama, kejadian traumatis saat ia kecil di mana dengan mata kepalanya sendiri ia saksikan pembantaian juragan-juragan Skotlandia (termasuk ayahnya) dibantai oleh pasukan Inggris. Kedua, kekasihnya masa kecil hingga dewasa yang ia niatkan untuk ia nikahi, tewas dibunuh dan diperkosa seorang baron Inggris.
Dari situlah kemudian Wallace bermetamorfosis menjadi seorang pejuang sejati yang berjuang tak lagi berpamrih, kecuali demi kebebasan diri dan bangsanya. Berbeda dengan kalangan bangsawan Skotlandia lain yang berperang demi pangkat dan harga diri.
Dari film ini kita bisa belajar tentang arti nasionalisme sesungguhnya. Tentang kesetiaan. Tentang harga diri. Dan tentu saja, tentang keberanian hati.




